Senin, 25 Maret 2013

Penalaran Deduktif


I. Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif adalah cara berpikir dengan berdasar pada suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan dasar tersebut merupakan premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut.

Faktor – faktor penalaran deduktif :
1. Pembentukan Teori
2. Hipotesis
3. Definisi Operasional
4. Instrumen
5. Operasionalisasi

II. Silogisme
Silogisme adalah suatu pengambilan kesimpulan dari dua macam keputusan (yang mengandung unsur yang sama dan salah satunya harus universal), suatu keputusan yang ketiga yang kebenarannya sama dengan dua keputusan yang mendahuluinya.

Macam-Macam Silogisme
A. Silogisme Kategorik
Silogisme Kategorik Adalah silogisme yang semua posisinya merupakan proposisi kategorik , Demi lahirnya konklusi maka pangkal umum tempat kita berpijak harus merupakan proposisi universal, sedangkan pangkalan khusus tidak berarti bahwa proposisinya harus partikuler atau singuler, tetapi bisa juga proposisi universal tetapi ia diletakkan di bawah aturan pangkalan umumnya. Pangkalan khusus bisa menyatakan permasalahan yang berbeda dari pangkalan umumnya, tetapi bisa juga merupakan kenyataan yang lebih khusus dari permasalahan umumnya. Dengan demikian satu pangkalan umum dan satu pangkalan khusus dapat dihubungkan dengan berbagai cara, tetapi hubungan itu harus diperhatikan kwalitas dan kwantitasnya agar kita dapat mengambil konklusi yang valid.
 
Contoh :
Semua makhluk hidup pasti akan mati.
Semua manusia adalah makhluk hidup.

Pangkalan umum di sini adalah proposisi pertama sebagai pernyataan universal yang ditandai dengan kuantifier ‘ semua ‘ untuk menegaskan sifat yang berlaku bagi makhluk hidup secara menyeluruh. Pangkalan khusussnya adalah proposisi kedua, meskipun ia juga merupakan pernyataan universal ia berada di bawah aturan pernyataan pertama sehingga dapat kita simpulkan : semua manusia pasti akan mati.

B. Silogisme Hipotetik
Silogisme Hipotetik Adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik yang menetapkan atau mengingkari terem antecindent atau terem konsecwen premis mayornya . Sebenarnya silogisme hipotetik tidak memiliki premis mayor maupun primis minor karena kita ketahui premis mayor itu mengandung terem predikat pada konklusi , sedangkan primis minor itu mengandung term subyek pada konklusi .

Pada silogisme hipotetik term konklusi adalah term yang kesemuanya dikandung oleh premis mayornya, mungkin bagian anteseden dan mungkin pula bagian konsekuensinya tergantung oleh bagian yang diakui atau di pungkiri oleh premis minornya. Kita menggunakan istilah itu secara analog , karena premis pertama mengandung permasalahan yang lebuh umum , maka kita sebut primis mayor , bukan karena ia mengandung term mayor. Kita menggunakan premis minor , bukan karena ia mengandung term minor , tetapi lantaran memuat pernyataan yang lebih khusus.
  
C. Silogisme Alternatif
Bentuk Silogisme Alterantif :
    - Memiliki premis mayor dan premis minor.
    - Premis mayor menggunakan ungkapan alternatif.
    - Premis minor menolak salah satu pilihan.
    - Memiliki satu konklusi.

Misal :
Premis mayor   : A atau B
Premis minor    : Bukan A
Konklusi          : B

Premis mayor   : A atau B
Premis minor    : Bukan B
Konklusi          : A

Macam tipe silogisme hipotetik :
    a) Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti :
        Jika hujan, saya mengenakan jas hujan.
        Sekarang hujan.
        Jadi saya mengenakan jas hujan.
    b) Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian konsekwensinya, seperti :
        Bila hujan, air sungai akan meluap.
        Sekarang air sungai telah meluap.
        Jadi hujan telah turun.
    c) Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari antecendent, seperti :
        Jika Nurdin Halid tidak mundur, maka kerusuhan akan timbul.
        Nurdin Halid mundur.
        Jadi kerusuhan tidak akan timbul.
    d) Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekwensinya, seperti :
        Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah.
        Pihak penguasa tidak gelisah.
        Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan.

III. Entimen
Pengertian Entimen
Entimen ialah silogisme yang dipendekkan.
Contoh : Manusia pasti akan mati karena manusia adalah makhluk hidup. 


referensi :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/penalaran-deduktif-79/
http://aryanihilda5.blogspot.com/2012/10/apa-itu-penalaran-deduktif.html
http://keripiku.blogspot.com/2013/03/penalaran-deduktif.html

Nama   : Angga Dwi Abdurrahman
NPM    : 10110791
Kelas    : 3KA20

Minggu, 10 Maret 2013

Penalaran Induktif





Penalaran 
Proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).


Penalaran induktif

Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif. Contoh:
Jika dipanaskan, besi memuai.
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan, emas memuai.
Jika dipanaskan, platina memuai.
∴ Jika dipanaskan, logam memuai.
Jika ada udara, manusia akan hidup.
Jika ada udara, hewan akan hidup.
Jika ada udara, tumbuhan akan hidup.
∴ Jika ada udara mahkluk hidup akan hidup.

Generalisasi

Proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena atau peristiwa individual (khusus) untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup semua fenomena tersebut. Generalisasi dapat diartikan juga sebagai pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar peristiwa. Generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh data statistic dan lain-lain.




Macam-macam Penalaran Induktif :

Generalisasi Sempurna
(generalisasi dengan loncatan)
fakta yang digunakan belum mencerminkan seluruh fenomena atau peristiwa yang ada akan tetapi seluruh fenomena yang ada dapat menjadi dasar penyimpulan.
Contoh : Hampir semua anak kelas 3 mengambil bagian dalam mengisi acara untuk perpisahan akhir tahun nanti.
Generalisasi Tidak Sempurna (generalisasi tanpa loncatan)
fakta yang diberikan cukup banyak dan meyakinkan dan sebagian fenomena dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Contoh : Semua anak-anak menyukai makanan yang manis-manis.
Analogi
Proses penalaran yang bertolak dari dua peristiwa khusus yang mirip satu sama lain dengan cara membandingkan peristiwa yang ada dengan peristiwa sebelumnya, kemudian menyimpulkan bahwa apa yang berlaku untuk satu hal berlaku juga untuk hal lain. Dengan kata lain penalaran analogi dapat diartikan sebagai proses penyimpulan berdasarkan fakta atau kesamaan atau proses membandingkan dari dua peristiwa (hal) yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian ditariklah kesimpulan dari persamaannya tersebut.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

                 http://yopipazzo.blogspot.com/2012/10/penalaran-induktif.html


Nama: Angga Dwi abdurrahman
Kelas: 3KA20
NPM: 10110791



Senin, 14 Januari 2013

My Bike


 

Pco Lite Raw //

Frame:
Pco Lite size 54
Fork/Headset:
Pco Lite / Token
Crankset/Bottom Bracket:
Sturmey Archer + Dura Ace NJS / Sugino 103
Pedals:
Shimano 505
Drivetrain/Cog/Chainring/Chain:
Unbranded Cog 16T / Dura Ace NJS 49T / KMC X DID
Handlebars/Stem:
Deda RHM01 / Deda Zero1 100mm
Saddle/Seatpost:
DDK / Thomson Seat Back
Front Wheel/Hub/Tire:
H+SON EERO 32H / S1X 32H / Schwalbe Ultremo ZX 700x23c
Rear Wheel/Hub/Tire:
H+SON EERO 32H / S1X 32H / Deli Tire 700x23c
Accessories:
Helm Nuke Head, Shimano Shoes M087, Roll Top HOWjkt, Bartape BBB, Fender BBB
More Info:
Team kwekwek, Cijantung Fixed Gear

Rabu, 09 Januari 2013

Kesimpulan Makalah

Kesimpulan Makalah Keterampilan Berbahasa

Memahami bahasa yang dituturkan oleh pihak lain adalah sebuah proses decoding, yakni meresapkan kode-kode yang diterima ke dalam pemahamannya, baik kode-kode tersebut melalui sarana bunyi maupun tulisan. Kemampuan tersebut merupakan kemampuan aktif seseorang dalam berbahasa, dan biasa disebut dengan kemampuan aktif reseptif.
           
Keterampilan menyimak dan keterampilan membaca merupakan keterampilan berbahasa yang bersifat reseptif. Menyimak berkaitan dengan penggunaan bahasa ragam lisan, sedangkan membaca merupakan aktivitas berbahasa ragam tulis. Penyimak maupun pembaca malakukan aktivitas pengidentifikasian terhadap unsur-unsur bahasa yang berupa suara (menyimak), maupun berupa tulisan (membaca)..

Pentingnya kemampuan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak dapat dipisahkan dari yang namanya berbahasa. Memahami pentingnya keterampilan berbahasa, maka mengasah keterampilan berbahasa tak kalah pentingnya.

Nama: Angga Dwi abdurrahman
Kelas: 3KA20
NPM: 10110791

Senin, 05 November 2012

Cijantung Fixed Gear


Eksposisi (Menjelaskan)

Cijantung Fixed Gear adalah sebuah perkumpulan para pecinta sepeda single speed/fixed, komunitas ini terbentuk khusus untuk daerah cijantung dan sekitarnya tapi tidak menutup kemungkinan dari wilayah lainpun ikut bergabung, tujuan dari terbentuknya komunitas ini adalah yaitu mengumpulkan para pecinta sepeda fixed gear di daerah cijantung dan sekitarnya agar tidak bersepeda secara sendiri/individu, dan dapat juga menambah teman yang tadi nya tidak kenal menjadi kenal. Meskipun komunitas ini tidak resmi namun yang terpenting adalah kebersamaan di dalam nya.

Persuasi (Mengajak)

Dalam komunitas ini kami semua mengajak semua para pecinta sepeda khususnya sepeda fixed gear untuk ikut bergabung dan bersepeda secara bersama-sama, dan tidak ada salahya dalam bersepeda karena berfungsi juga dalam masalah mengurangi kemacetan di jalan, tidak menambah polusi, meningkatkan kesehatan, bertambahnya teman dan lain-lain.


Nama         : Angga Dwi A

NPM          : 10110791
Kelas          : 3KA20

Senin, 08 Oktober 2012

Menumbuhkan Sikap Bahasa Yang Positif Terhadap Bahasa Indonesia


Hal yang terlintas dibenak kita saat mendengar atau menyimak Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional Indonesia. Dan Bahasa Indonesia itu sendiri merupakan bahasa yang mana sehari-hari kita pergunakan baik untuk berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung. Dalam hal ini Bahasa Indonesia sangatlah erat dengan kehidupan kita, dan saudara-saudara kita baik dari sabang hingga merauke tentunya juga memiliki intensitas yang terbilang sangat tinggi dalam menggunakan Bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia ini telah tumbuh bahkan mendarah daging didalam diri seluruh masyarakat Indonesia, sekalipun itu mereka lama menetap diluar negeri tentunya ketika mereka kembali ke tanah air “Indonesia” mereka pasti senantiasa menggunakan Bahasa Indonesia. Sebagai masyarakat Indonesia dan kini juga sedang bermukim di Indonesia juga maka seharusnya kita bangga dengan Bahasa Indonesia. Dengan Bahasa Indonesia kelangsungan hidup kita saat berinteraksi dengan siapapun itu menjadi jauh lebih mudah sekalipun itu kita berbeda rumpun maupun etnis.

Bahasa Indonesia dan kita, ini merupakan salah satu hal yang tidaklah bisa dipisahkan sebab bagaimanapun juga Bahasa Indonesia memiliki peranan yang penting didalam kelangsungan kehidupan kita. Seiring perkembangan jaman Bahasa Indonesia tetaplah eksis sebagaimana harusnya disamping memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat Indonesia. Dari generasi kegenerasi Bahasa Indonesia telah memberikan banyak sisi positif untuk berkomunikasi.

Bahasa Indonesia telah menyatukan kita semua dari berbagai macam etnis maupun budaya (dari sabang-merauke). Sudah seharusnya kita bangga dengan Bahasa Indonesia, sebagai masyarakat Indonesia mari kita junjung Bahasa Indonesia disertai dengan memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada generasi yang akan datang dengan baik dan benar. Bahasa Indonesia juga turut mempersatukan kita dari berbagai latar belakang sosial maupun ekonomi. Dan kini kita saatnya untuk bangga dengan Bahasa Indonesia.

Kesetiaan terhadap bahasa Indonesia adalah suatu sikap yang menunjukkan rasa bangga dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, sejak kecil kita diajarkan berbahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Baik secara lisan maupun dalam tulisan  penggunaan Bahasa Indonesia sangat membentuk kepribadian kita sebagai orang Indonesia.




Nama: Angga Dwi Abdurrahman
Kelas: 3KA20
NPM: 10110791

Sabtu, 07 Juli 2012

Lembaga Keuangan Bukan Bank: Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal 
Menurut Husnan (2003) adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Menurut Usman (1990:62), umumnya surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal dapat dibedakan menjadi surat berharga bersifat hutang dan surat berharga yang bersifat pemilikan. Surat berharga yang bersifat hutang umumnya dikenal nama obligasi dan surat berharga yang bersifat pemilikan dikenal dengan nama saham. Lebih jauh dapat juga didefinisikan bahwa obligasi adalah bukti pengakuan hutang dari perusahaan, sedangkan saham adalah bukti penyertaan dari perusahaan.

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.



Investasi dan Pelaku Pasar Modal  
Dewasa ini telah dikembangkan suatu model dalam pengambilan keputusan tentang usul investasi yang berada dalam suatu portofolio, dimana proyek baru yang diusulkan itu dikaitkan dengan proyek-proyek lainnya yang ada dalam suatu perusahaan.



Harapan keuntungan suatu portofolio adalah rata-rata tertimbang dari harapan keuntungan surat berharga yang diperbandingkan dalam portofolio tersebut. Para pemain utama yang terlibat di pasar modal dan lembaga penunjang yang terlibat langsung dalam proses transaksi antara pemain utama sebagai berikut Kasmir(2001 : 183-189) :

1. Emiten. Perusahaan yang akan melakukan penjualan surat-surat berharga atau melakukan emisi di bursa (disebut emiten). Dalam melakukan emisi, para emiten memiliki berbagai tujuan dan hal ini biasanya sudah tertuang dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), antara lain :
a. Perluasan usaha, modal yang diperoleh dari para investor akan
    digunakan untuk meluaskan bidang usaha, perluasan pasar atau kapasitas produksi.
b. Memperbaiki struktur modal, menyeimbangkan antara modal sendiri dengan modal asing.
c. Mengadakan pengalihan pemegang saham. Pengalihan dari
    pemegang saham lama kepada pemegang saham baru.

2. Investor. Pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi (disebut investor). Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, investor biasanya melakukan penelitian dan analisis tertentu. Penelitian ini mencakup bonafiditas perusahaan, prospek usaha emiten dan analisis lainnya.
Tujuan utama para investor dalam pasar modal antara lain :
a. Memperoleh deviden. Ditujukan kepada keuntungan yang akan diperolehnya berupa
    bunga yang dibayar oleh emiten dalam bentuk deviden.
b. Kepemilikan perusahaan. Semakin banyak saham yang dimiliki
    maka semakin besar pengusahaan (menguasai) perusahaan.
c. Berdagang. Saham dijual kembali pada saat harga tinggi,
    pengharapannya adalah pada saham yang benar-benar dapat
    menaikkan keuntungannya dari jual beli sahamnya.

3 Lembaga Penunjang. Fungsi lembaga penunjang ini antara lain turut serta mendukung beroperasinya pasar modal, sehingga mempermudah baik emiten maupun investor dalam melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal. Lembaga penunjang yang memegang peranan penting di dalam mekanisme pasar modal adalah sebagai berikut :


d. Penjamin emisi (underwriter). Lembaga yang menjamin terjualnya saham/obligasi 

    sampai batas waktu tertentu dan dapat memperoleh dana yang diinginkan emiten.
e. Perantara perdagangan efek (broker / pialang). Perantaraan dalam jual beli efek, 

    yaitu perantara antara si penjual (emiten) dengan si pembeli (investor). 

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh broker antara lain meliputi :
1) Memberikan informasi tentang emiten
2) Melakukan penjualan efek kepada investor


f. Perdagangan efek (dealer), berfungsi sebagai :
1) Pedagang dalam jual beli efek
2) Sebagai perantara dalam jual beli efek


g. Penanggung (guarantor). Lembaga penengah antara si pemberi kepercayaan dengan si penerima kepercayaan. Lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.
h. Wali amanat (trustee). Jasa wali amanat diperlukan sebagai wali dari si pemberi amanat (investor). Kegiatan wali amanat meliputi :
1) Menilai kekayaan emiten
2) Menganalisis kemampuan emiten
3) Melakukan pengawasan dan perkembangan emiten
4) Memberi nasehat kepada para investor dalam hal yang berkaitan dengan emiten
5) Memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi
6) Bertindak sebagai agen pembayaran


i. Perusahaan surat berharga (securities company). Mengkhususkan diri dalam perdagangan surat berharga yang tercatat di bursa efek. Kegiatan perusahaan surat berharga antara lain :
1) Sebagai pedagang efek
2) Penjamin emisi
3) Perantara perdagangan efek
4) Pengelola dana


j. Perusahaan pengelola dana (investment company). Mengelola surat-surat berharga yang akan menguntungkan sesuai dengan keinginan investor, terdiri dari 2 unit yaitu sebagai pengelola dana dan penyimpan dana.
k. Kantor administrasi efek. Kantor yang membantu para emiten maupun investor dalam rangka memperlancar administrasinya.
1) Membantu emiten dalam rangka emisi
2) Melaksanakan kegiatan menyimpan dan pengalihan hak atas saham para investor
3) Membantu menyusun daftar pemegang saham
4) Mempersiapkan koresponden emiten kepada para pemegang saham
5) Membuat laporan-laporan yang diperlukan





Jenis dan Fungsi Pasar Modal
Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder :
1. Pasar Perdana ( Primary Market )
Pasar Perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer) sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Harga saham di pasar perdana ditetukan oleh penjamin emisi dan perusahaan yang go public berdasarkan analisis fundamental perusahaan yang bersangkutan.


Dalam pasar perdana, perusahaan akan memperoleh dana yang diperlukan. Perusahaan dapat menggunakan dana hasil emisi untuk mengembangkan dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain itu dapat juga digunakan untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur pemodalan usaha. Harga saham pasar perdana tetap, pihak yang berwenang adalah penjamin emisi dan pialang, tidak dikenakan komisi dengan pemesanan yang dilakukan melalui agen penjualan.


2. Pasar Sekunder ( Secondary Market )
Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara investor
setelah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari setelah ijin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa.
Dengan adanya pasar sekunder para investor dapat membeli dan menjual efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder berguna sebagai tempat untuk menghimpun investor lembaga dan perseorangan.


Harga saham pasar sekunder berfluktuasi sesuai dengan ekspetasi pasar, pihak yang berwenang adalah pialang, adanya beban komisi untuk penjualan dan pembelian, pemesanannya dilakukan melalui anggota bursa, jangka waktunya tidak terbatas. Tempat terjadinya pasar sekunder di dua tempat, yaitu:
1.Bursa reguler
Bursa reguler adalah bursa efek resmi seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan Bursa Efek Surabaya (BES)


2.Bursa paralel
Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek yang terorganisir di luar bursa efek resmi, dengan bentuk pasar sekunder yang diatur dan diselenggarakan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE), diawasi dan dibina oleh Bapepam. Over the counter karena pertemuan antara penjual dan pembeli tidak dilakukan di suatu tempat tertentu tetapi tersebar diantara kantor para broker atau dealer.

Fungsi Pasar Modal
Tempat bertemunya pihak yang memiliki dana lebih (lender) dengan pihak yang memerlukan dana jangka panjang tersebut (borrower). Pasar modal mempunyai dua fungsi yaitu ekonomi dan keuangan. Di dalam ekonomi, pasar modal menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari lender ke borrower.
Dengan menginvestasikan dananya lender mengharapkan adanya imbalan atau return dari penyerahan dana tersebut. Sedangkan bagi borrower, adanya dana dari luar dapat digunakan untuk usaha pengembangan usahanya tanpa menunggu dana dari hasil operasi perusahaannya. Di dalam keuangan, dengan cara menyediakan dana yang diperlukan oleh borrower dan para lender tanpa harus terlibat langsung dalam kepemilikan aktiva riil

menurut saya pasar modal diindonesia sangat bagus karna tidak hanya memperkaya diri sendiri tapi menjadi peran penting bagi perekonomian suatu negara karena menjalankan dua fungsi, seperti :
  • Sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang diperoleh dari pasar modal dapat digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain
  • Menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain. Dengan demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.
Mengingat begitu pentingnya pasar modal seperti tersebut diatas, hendaknya kita memahami seluk beluknya dan turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bukankah kita tidak ingin peluangini didominasi oleh pemain asing, sedangkan kita sebagai tuan rumah hanya sebagai penonton saja?

Daftar pustaka :
wikipedia.com
jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/pasar-modal-definisi-pelaku-jenis-dan.html
anneahira.com/artikel-umum/pasar-modal.htm


Nama : Angga dwi a
NPM : 10110791
Kelas : 2KA20